Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Tak Berkategori

Penyerahan Bantuan Bahan Pokok

Sangihe – Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, SE. ME, bersama Forkopimda Kabupaten Kepulauan Sangihe, Pimpinan DPRD, secara marathon menyalurkan bantuan baik yang berasal dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah maupun dari Badan Usaha Milik Negara yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam membantu masyarakat yang terdampak langsung Pandemi Covid -19.

Pada tiap kesempatan tersebut, Ketua Tim Gugus Tugas yang juga Bupati Kepulauan Sangihe berharap kepada masyarakat agar melapor jika belum terdata dalam daftar penerima bantuan. Hal ini penting untuk dilakukan karena tidak di pungkiri masih ada warga yang terdampak, tetapi belum dapat menerima bantuan bahan pokok dari pemerintah, dan saya juga meminta kepada masyarakat yang belum menerima bantuan, untuk tidak menyampaikan atau dikeluhkan di media sosial, karena pasti tidak akan mendapat jawaban. Sehingga sebaiknya langsung datang kepada ketua RT atau Kepala Desa/Lurah setempat, atau bisa bisa langsung datang ke Dinas terkait supaya langsung mendapat jawaban.

Berkaitan dengan masih adanya masyarakat yang tidak berkenan menerima bantuan Bahan Pokok (BaPok) pangan yang didalamnya ada Sagu (pangan lokal) karena tidak biasa mengkonsumsi Sagu, kiranya jangan dipersoalkan, tetapi dilaporkan atau bisa dikembalikan kepada tim Gugus Tugas atau Dinas terkait. Kenapa Sagu dipilih sebagai salah satu bahan pangan dalam bantuan Bapok ini, karena selain merupakan makanan khas Daerah Sangihe, juga membantu para Petani penghasil Sagu di tengah Pandemi COVID-19, agar supaya ada perputaran ekonomi di tengah masyarakat lokal terutama para petani pengahasil Sagu. Lewat bantuan-bantuan yang diberikan ini, Saya berharap dapat meringankan beban saudara-saudara ditengah pandemi. #Sangihe Bekerja Melawan COVID-19 – kominfo (*ek)

Bupati Kepulauan Sangihe
Kapolres Kepulauan Sangihel
Kajari Kepulauan Sangihe
Danlanal Tahuna
Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda
Ketua TP PKK Kab. Sangihe
Wakil Ketua DPRD

Perayaan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-90

Sangihe – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-90 tahun yang jatuh pada hari Minggu (28/10/2018) kemarin, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar upacara bendera dengan tema “Bangun Pemuda Satukan Indonesia”, pada Senin (29/10/2018) di lapangan santiago kompleks rumah jabatan Bupati yang di ikuti Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI/Polri), Siswa/siswi Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menegah Atas (SMA), Satpol-PP, Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemkab Sangihe.

Selaku Komandan Upacara Julian Pesik, dan sebagai Pemimpin Upacara Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME.

Sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) yang dibacakan oleh Bupati Jabes Ezar Gaghana SE ME mengatakan “Kita semua berhutang budi kepada Para Tokoh Pemuda tahun 1928, yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda sehingga menjadi pelopor untuk membangun kesadaran berbangsa kebangsaan Indonesia, sekaligus komitmen menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini,” kata Gaghana.

Dihari Sumpah Pemuda ke-90 Jelas Bupati, mengangkat tema sentral “Bangun Pemuda Satukan Indonesia”, tema ini diambil atas dasar pentingya pembangunan kepemudaan, untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakhta kepada Tuhan yang Maha Esa.

“Berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inofatif, mandiri, demokrasi, bertanggung jawab, berdaya saing serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia,” jelas Gaghana.

Pesatnya perkembangan teknologi informasi diungkapkan Bupati, ibarat dua mata pisau, disatu sisi memberikan jaminan percepatan informasi, sehingga memungkinkan para Pemuda untuk meningkatkan pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing.

“Namum pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif informasi yang bersifat pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terosisme,” tutur Gaghana.