Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Berita

KPK Sosialisasi Pencegahan Gratifikasi

Sangihe – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan Sosialisasi Pencegahan Gratifikasi bagi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. di ruang serbaguna rumah jabatan bupati.

Turut hadir Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME, Wakil Bupati (Wabup) Helmud Hontong SE, Kapolres Kepulauan Sangihe dan mencakup wilayah Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) AKBP Sudung Ferdinan Napitu SIK, Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe Mohamad Irwan Datuinding SH MH, tiga anggota KPK yaitu Andi Purwana selaku Group Head Direktorat Gratifikasi, Erwin Noorman selaku ketua tim dan Maria Danastri selaku spesialis muda gratifikasi, juga para peserta yaitu para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Mengawali kegiatan dimaksud juga dibacakan perjanjian kerja sama Apatur Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH), diantaranya perjanjian kerja sama kerjasama pencegahan gratifikasi bersama KPK, yakni pemerintah daerah (Pemda) bersama instansi terkait yakni Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe dan Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Sangihe.

Maksud perjanjian kerjasama pencegahan gratifikasi sebagai pedoman pencegahan gratifikasi, dan tujuannya untuk memperkuat sinergitas bersama instansi terkait dan tukar-menukar informasi. Kemudian dilanjutkan dengan Penandatangananan Perjanjian Bersama APIP dan APH, yakni pihak pertama Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME, pihak kedua Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe Mohamad Irwan Datuinding SH MH, dan pihak ketiga Kapolres Kepulauan Sangihe dan mencakup wilayah Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) AKBP Sudung Ferdinan Napitu SIK.

Dalam sambutannya Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME menyampaikan, terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati, Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe, Kapolres Kepulauan Sangihe, dan juga tamu dari KPK yakni Pak Andi Purwana selaku Group Head Direktorat Gratifikasi, Erwin Noorman selaku ketua tim dan Maria Danastri selaku spesialis muda gratifikasi. “Mohon maaf bagi KPK, karena juga kerja sama tindaklanjut pengawasan, MoU sifatnya dari pusat hingga ke daerah. Dua momentum hari ini, prinsipnya sama pemerintah yang bersih dan berwibawa,” kata Bupati.

Lebih lanjut disampaikan, kehadiran KPK terkait dengan sosialisasi pencegahan gratifikasi dan memberikan pemahaman tentang gratifikasi, dan bahkan dua pekan lalu juga datang dari KPK dalam kegiatan yang hampir sama. “Telah kita saksikan penandatanganan bersama, bahkan secara lengkap telah dibaca isi, terkait apa yg kita lakukan. Bagaimana memberdayakan pengawas-pengawas yang ada, koordinasi yang ada dalam melaksanakan tugas dan fungsi kita masing-masing,” tandasnya.

Tindaklanjut dan komunikasi agar tetap dilaksanakan, dan kesempatan mana APH sudah masuk tahapan hukum, serta boleh menyadari apa yang kita lakukan, termasuk laporan masyarakat yang semakin kritis. “Inspektorat bisa berkoordinasi dan melakukannya bersama-sama. Pula berterima kasih bagi Kajari, Kapolres yang hadir di kegiatan ini. Bahkan Tim KPK juga telah hadir di daerah kami, tentunya dalam tatanan kegiatan yang dilaksanakan untuk pemerintahan yg bersih dan berwibawa, dan pemerintah daerah sekali lagi berterima kasih,” tutup Bupati. Arno

FPS tahun 2018 dan Konas XII FKPKB-PGI Resmi Dibuka

Sangihe,-Perhelatan pelaksanaan Festival Pesona Sangihe (FPS) tahun 2018 yang dirangkaikan dengan perayaan Pertemuan Raya dan Konsultasi Nasional ke XII Forum Komunikasi Pria Kaum Bapa Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (Konas XII FKPKB-PGI) tahun 2018, Selasa (04/9/2018) resmi dubuka oleh Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE.

Kedatangan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE langsung disambut secara adat oleh masyarakat Sangihe.

Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME dalam sambutanya mengatakan, dalam suasana persaudaraan dan kekeluargaan saya mengajak kita sekalian untuk memanjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan yang Maha kuasa, karena atas cinta kasihNya sehingga pada hari ini kita dapat dipertemukan dalam satu agenda akbar yaitu acara pembukaan FPS 2018, Sekaligus Pertemuan Raya dan Konsultasi Nasional ke XII Forum Komunikasi Pria Kaum Bapa Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (Konas XII FKPKB-PGI) tahun 2018.

“Kami selaku Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe sangat bersukacita menyambut kedatangan Bapak/Ibu tamu undangan sekalian telah datang dari berbagai daerah yang ada di Indonesia,” kata Gaghana.

Lanjut Bupati, sukacita kami semakin berlimpah karena agenda ini boleh dihadiri oleh Guberbur Provinsi Sulut Olly Dondokambey SE bersama rombongan dan Sekretaris Umum majelis pekerja harian PGI Pdt Gomar Gultom STh MTh bersama rombongan.

“Untuk itu kami menyambut kedatangan hadirin sekalian dengan ucapan selamat datang, selamat baku dapa, salamate nasombang dalam acara pembukaan FPS 2018 sekaligus Perayaan Pertemuan Raya dan Konsultasi Nasional ke XII Forum Komunikasi Pria Kaum Bapa Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (Konas XII FKPKB-PGI) tahun 2018,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini ijinkan kami untuk menyampaikan ungkapan hati selaku Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sangihe dengan visi Kabupaten Kepulauan Sangihe perbatasan NKRI sebagai gerbang maritim yang maju sejahterah dan mandiri.

“Bahwa kami sangat diberkati dengan kekayaan alam dan laut serta ragam budaya warisan para leluhur, bahkan dalam pelaksanaan pembangunan selaku daerah perbatasan yang merupakan beranda depan paling utara Nusantara,” ungkapnya.

Selanjutnya sambutan Ketua Forum Kaum Bapak PGI Royke Roring yang juga Bupati Minahasa menyampaikan, pada hari ini kaum bapa PGI boleh melaksanakan Konas XII FKPKB-PGI tahun 2018, dimana, tidak terasa sudah memasuki Konsultasi yang ke dua belas dan telah terlaksana dari Gereja-Gereja hari ini berada dibagian utara.

“Atas nama pengurus Kaum Bapa PGI menyampaikan apresiasi secara khusus kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE yang selama pelaksanaan Konsultasi dua kali hadir, yang pada dua tahun lalu telah memberikan materi di Kota Palu,” ungkapnya.

Sementara itu sambutan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE menyatakan, kita hadir disini dalam rangka acara bersama pembukaan FPS tahun 2018 dan Konas XII FKPKB-PGI tahun 2018, atas nama Pemerintah Provinsi Sulut tentunya memberikan apreaiasi bagi Kabupaten Kepulauan Sangihe yang sudah menyelenggarakan dua acara sekaligus ini.

“Dalam suasana kebersamaan yang tercipta indah saat ini, tentunya saya mengajak seluruh masyarakat serta para tamu undangan, mari kita tidak henti-hentinya melakukan kegiatan-kegiatan yang betul bermanfaat bagi kita semua,” ucap Dondokambey.

“Karena saat inilah kita melakukan perubahan dalam rangka untuk memajukan kebersamaan kita,” sambung dia.

Terkait denga pelaksanaan Konas XII FKPKB-PGI tahun 2018 ini, tambah Gubernur, dirinnya akan menyampaikan beberapa hal untuk menjadi perhatian bersama.

“Sangat disadari bahwa dalam kehidupan keluarga Gereja dan masyarakat serta dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Pria Kaum Bapa punya peran yang sangat penting yang didasari oleh latar belakang dan peranan yang diemban oleh setiap anggota Pria Kaum Bapa, baik sebagai seorang kepala keluarga, sebagai seorang anggota jemaat, sebagai bagian dari masyarakat yang senantiasa memberikan kontribusi positif,” tuturnya.

Dihadiri oleh, Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulut, Sekretaris Umum Majelis pekerja harian persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt Gomar Gultom STh MTh, Ketua Forum Kaum Bapak PGI Royke Roring yang juga Bupati Minahasa, Mantan Bupati Kepualauan Sangihe Winsulangi Salindeho, Penjaba Bupati Kepulauan Sangihe yang juga Wabup Sotaro Jhon Palandung, Bupati Mitra James Sumendap, Wabup Helmud Hontong SE, Sekda Edwin Roring SE, Ketua DPRD Sangihe Benhur Takasihaeng, anggota DPRD Sangihe, serta para tamu undangan.arno

Bupati menghimbau hilangkan pola kerja lama asal bapak senang

Apel kerja bersama yang dilaksanakan di halaman Pondopo Rumah Jabatan Bupati Kepulauan Sangihe senin 03/09/18, dan bertindak selaku pemimpin apel Kabid pengembangan sumber daya komunikasi dan informatika Athia Kirana Taidi,S.STP dan bertindak selaku pembina apel Bupati Kepulauan Sangihe Jabes E. Gaghana,SE.ME

Dalam sambutannya Bupati mengapresiasi loyalitas dan kinerja aparatur sipil negara dalam upaya, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan namun sekaligus memberikan beberapa catatan penting untuk ASN, Kiranya mempertegas integritas yaitu terutama dalam membangun kualitas pribadi, berkompetensi dan profesional, dan untuk pelayanan kepada masyarakat kiranya dapat meningkatkan kemampuan manajerial dan profesional, kiranya menghilangkan pola kerja dengan prinsip asal bapak senang, karena yang saudara layani adalah masyarakat bukan kami selaku pimpinan. Kiranya kita dapat menghasilkan out put kerja yang maksimal maka kita harus memperhatikan waktu kerja kita dan tidak menunda-nunda pekerjaan.

Ditambakannya saat ini daerah kita akan melaksanakan dua agenda yang sangat penting yaitu pertemuan raya dan konsultasi XII forum komunikasi pria kaum bapak persekutuan Gereja-gereja di indonesia, yang merupakan agenda berskala nasional yang akan dihadiri Menteri-menteri dan toko-toko nasional, dan yang kedua adalah Festifal Pesona Sangihe 2018, saya berharap kita sebagai ASN kiranya dapat menjadi tuan rumah yang baik dengan menunjukan keramahtamahan, dan menjunjung tinggi kerukunan umat beragama, dan berharap semoga semua agenda ini berjalan dengan baik, Tutup Gaghana.

(Arno)

KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE MENGGELAR ACARA PELEPASAN CALON JAMAAH HAJI 1439 H / 2018 M

Bertempat di aula Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kepulauan Sangihe digelar acara pelepasan calon jamaah haji Kabupaten Kepulauan Sangihe tahun 1439 H / 2018 M Rabu, 8 Agustus 2018.

dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Helmud Hontong, SE, Danlanal Tahuna Letkol. Donny Aribowo.

Kepala kantor Kementrian Agama Kabupaten Kepulauan Sangihe Rikson Hasanati, S.Ag. M.Pd.I dalam laporannya mengatakan, calon jamaah haji asal Kabupaten Kepulauan Sangihe yang akan diberangkatkan ke tanah suci Mekkah berjumlah 13 orang dengan rincian laki – laki 6 orang dan perempuan 7 orang dan kesemuanya telah melewati proses pemeriksaan kesehatan oleh tim dari RSUD Liunkendage Tahuna dan Puskesmas Tahuna Timur.

Sementara itu Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Helmud Hontong, SE dalam laporannya mengatakan selama beberapa waktu kedepan, jamaah calon haji Kabupaten Kepulauan Sangihe akan berada di tanah suci memenuhi rukun Islam kelima yaitu melakukan ibadah haji.

Indikator keberhasilan ibadah tentu saja tidak hanya terlihat ketika mengikuti ibadah haji, akan tetapi justru akan terlihat pada sikap dan karakter kaum muslimin, pasca menunaikan ibadah haji di tanah suci.

Nilai – nilai positif inilah yang kemudian menjadi karakter seorang muttaqin, sebagai profil insan yang dibentuk melalui ibadah. Nilai – nilai tersebut harus terinternalisasi dalam pribadi setiap muslimin dalam menjalani hidup. ( Orlando Lumiu )

Pemkab Sangihe dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang Menggelar Rapat Focus Discussion Penyusunan RDTR

Sangihe, – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang menggelar rapat Focus Discussion Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) wilayah perbatasan di Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe, di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbang) Pemkab Sangihe, Rabu (8/7/2018). Dihadiri Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Wakil Bupati (Wabup) Helmud Hontong SE dalam sambutannya mengatakan, Kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan yang Maha kuasa karena telah melaksanakan rapat Focus Discussion kawasan perbatasan negara di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Oleh karena itu ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami ketika kegiatan ini diselenggarakan.

“Selaku pimpinan di daerah ini memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional yang telah melaksanakan rapat. Dengan harapan ditindaklanjuti hasil yang telah disusun dalam rancangan tata ruang kawasan perbatasan Negara dan pulau-pulau kecil terluar,” kata Hontong

Dejelaskannya, sebagai daerah perbatasan, pengembangan perbatasan negara kesatuan masih belum mendapatkan prioritas yang memadai, meskipun memberikan suatu perspektif baru dalam tata ruang nasional.

“Dimana adanya integrasi tata ruang daratan, laut dan udara Indonesia merupakan wilayah kepulauan dengan garis pantai sekitar 81.900 KM yang memiliki wilayah perbatasan,” jelas Hontong.

“Hal ini tentunya berlaku umum diseluruh wilayah perbatasan dan membawah kosekuensi dan pengaruh yang besar dalam pencapaian tujuan pengembangan kawasan perbatasan Negara,” sambungnya.

Ditambahkannya, kondisi tersebut belum maksimalnya kawasan perbatasan negara, maupun perhitungan garis batas negara terutama batas laut. “Seperti batas Negara antara Republik Indonesia dengan Negara tetangga Filiphina,” tukasnya. Arno