Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Berita

RUU Omnibus Law “Peluang Tantangan Pada Sektor Perikanan” salah satu Pembahas Bupati Jabes E. Gaghana

Maritime LGN (Local Goverment Network) menyelenggarakan Diskusi terkait RUU Omnibus Law terhadap “Peluang dan Tantangan Pada Sektor Perikanan” dimana pada diskusi ini Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana, SE, ME dipercayakan sebagai salah satu Pembahas topik ini yang pelaksanaan pada hari Rabu, 20 Mei 2020 Pukul 13.00 s.d 16.00 WIB dan diskusi ini terbuka untuk umum dapat bergabung melalui Aplikasi Zoom dengan cara mendaftar terlebih dahulu sebagai peserta melalui link berikut :

http://bit.ly/LGNwebinar

Optimalisasi Percepatan Penanganan COVID-19

Sangihe – Optimalisasi peran pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam percepatan penanganan COVID-19, khususnya membantu pola kerja Gugus Tugas di tiap wilayah kecamatan, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME, menugaskan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke 15 kecamatan untuk melakukan pendampingan percepatan penanganan COVID-19 hingga ke tiap kampung. Hal ini disampaikan Plh. Sekretaris Daerah Melanchton H Wolff ST, ME ketika memberikan penjelasan lanjut terkait dengan tugas dari tiap OPD di kecamatan dan kampung yang mengacu pada 3 (tiga) program prioritas penanganan COVID-19 yaitu; Penanganan Kesehatan, Penanganan Dampak Ekonomi dan Jaring Pengaman Sosial.

Upaya percepatan penanganan COVID-19 di Kabupaten Kepulauan Sangihe dengan 3 program prioritas unggulan terus dilakukan, sambil tetap mengingatkan kepada seluruh masyarakat akan pentingnya mengikuti anjuran pemerintah dan melaksanakan protokol kesehatan, menjaga lingkungan sekitar, tetap tenang dan tidak panik. Pemerintah Daerah tetap menjamin ketersediaan bahan pangan dan kebutuhan lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat. #Sangihe Bekerja, Bersama Melawan COVID-19 – kominfo (*ek)

 

Plh. Sekda Melanchton H. Wolff, ST ME

Bantuan Bahan Pokok bagi masyarakat terdampak COVID-19

Sangihe – Penyerahan bantuan kepada masyarakat terdampak COVID-19 di Kabupaten Kepulauan Sangihe terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana, SE ME, menyerahkan bantuan Bahan Pokok (Bapok) berupa Beras, Telur, Sagu, Ikan Tuna dan Masker kepada para Pekerja Tukang Bangunan dan Asisten Tukang di Kecamatan Manganitu sebanyak 411 KK dan di Kecamatan Tabukan Tengah sebanyak 310 KK.

Bupati dalam arahannya berharap agar segenap masyarakat memiliki komitmen dalam mencegah COVID-19 di daerah ini. Juga memberikan Apresiasi dan penghargaan kepada para Camat dan jajarannya, Kapolsek, Danramil bersama jajarannya, para Kapitalaung dan seluruh masyarakat yang sudah bekerjasama mengatasi dan memutus matarantai penularan COVID-19 dengan penuh kerelaan, kerja keras dan tanggung jawab.

Bupati Kep. Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, SE ME

Mengingat Dampak COVID-19 dirasakan oleh semua, maka pemerintah melakukan berbagai kebijakan penganggaran terhadap pembiayaan pemerintah dan dialihkan untuk percepatan penanganan COVID-19. Jika saat ini Bantuan diserahkan kepada para Tukang dan Asisten Tukang, itu karena mereka terkena dampak dari COVID-19, sebagai konsekuensi dari tidak adanya pekerjaan proyek pembangunan. Sehingga diharapkan dengan bantuan ini dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari keluarga.

Wakil Ketua DPRD Kab. Sangihe – Michael Thungari, SE

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari, SE, turut bersama-sama pada kesempatan penyerahan bantuan Bapok, juga beberapa Pimpinan OPD terkait; Kadis Sosial Daerah Drs. Tadjudin Sainkadir, Kadis Tenaga Kerja Daerah Drs. D. Pangandaheng dan Kadis Perikanan Daerah, Ir. Rentje Tamboto. #Sangihe Bekerja, Bersama melawan COVID-19 – kominfo (*ek)

 

Sangihe masuk List, daerah tanpa penundaan DAU

Sangihe – Apresiasi bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, dimana sesuai rilis Surat Keputusan Kementerian Keuangan RI No 10/KM.7/2020, terkait Penundaan Penyaluran DAU dan atau DBH, Kabupaten Kepulauan Sangihe masuk dalam 5 (lima) dari 15 (lima belas) daerah se-Sulawesi Utara yang luput dari Sanksi Penundaan Penyaluran DAU dan DBH hingga 35 persen, karena telah menyampaikan penyesuaian APBD Tahun Anggaran 2020 secara lengkap dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dan kondisi perkembangan penyebaran COVID-19 di daerah.

Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana, SE.ME melalui Plh Sekretaris Daerah Melanchton H Wolff, ST ME menyampaikan bahwa Laporan Penyesuaian APBD TA 2020 menjadi perhatian serius Bapak Bupati dan ditegaskan bahwa penyesuaian APBD tersebut merupakan kewajiban yang Urgen untuk dirasionalisasikan. Sehingga harus dibuat secara lengkap dan benar sesuai ketentuan dalam SKB Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan yang dipertegas dalam Peraturan Menteri Keuangan No 35/2020 dimana dilakukan penyesuaian dengan prioritas anggaran pada antisipasi penanganan COVID-19.

Lebih lanjut Plh. Sekda mengatakan bahwa dalam penyesuaian APBD itu sendiri, diakui masih ada kendala-kendala. Namun dengan kerja cepat dan serius dari semua OPD dalam merasionalisasi anggaran termasuk anggaran perjalanan dinas yang mencapai 40 persen ditambah dengan dukungan penuh DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, maka laporan penyesuaian APBD TA 2020 dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

Tentunya ini merupakan prestasi bersama seluruh jajaran pemerintahan baik pemerintah daerah maupun DPRD, bahkan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe. Dengan harapan tentunya jajaran pemerintahan dapat lebih berpacu dalam meningkatkan kinerja masing-masing, terutama dalam menghadapi situasi Pandemi COVID-19. #Sangihe Bersama Melawan COVID-19. – kominfo (ek*)

Panitia mantapkan persiapan Pemilihan Ungke Momo Sangihe

Sangihe, – Panitia Pemilihan Ungke Momo Sangihe (PUMS) melakukan rapat final chek di Ruang serba guna Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sangihe, san dispastikan hajatan tahunan ini akan digelar pada tanggal 25-27 Juli mendatang.

Ketua harian panitia PUMS Dra.Olga Makasidamo mengatakan, untuk kesiapan semua seksi, iti sebagian besar sudah disiapkan.

“Jadi sudah beberapa kali dilaksanakan rapat untuk pemilihan Ungke Momo Sangihe 2019. Hari ini dilaksanakannya rapat dan hari ini merupakan rapat final chek kesiapan masing-masing seksi, sebagian besar setiap seksi sudah siap,” kata Makasidamo.

Dikatakan makasidamo, hingga saat ini sudah ada pendaftaran sebanyak 24 orang. Mudah-mudahan hingga pada pelaksanaan tecknikal meating akan ada ketambahan peserta.

“Berharap agar pemilihan kali ini sukses. Sehingga setelah pemilihan Ungke Momo 2019 ini mereka bisa berperan, berkontribusi untuk pembangunan Kabupaten Sangihe,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Ikatan Ungke Momo Sangihe (IUMS) Rusdi Andaria mengatakan, IUMS memberikan kontribusi yang terbaik untuk PUMS 2019.

“Ini menjadi suatu kebanggaan bagi kami karena melakukan suatu yang terbaik bukan sekedar suksesnya pemilihan Ungke Momo, tetapi apa yang menjadi dampak setelah pemilihan ini, akan menjadi evaluasi besar ketika Ungke Momo yang nanti terpilih akan dibuatkan semacam surat. Dimana mereka akan bertanggung jawab dengan gelar mereka masing-masing,” ungkap Andaria.

Dia mengungkapkan, bukan sesuatu yang mudah, tapi dirinya percaya bahwa ketika ada gerakan kecil maka gerakan besar akan muncul.

“Jadi kalau kita tidak melakukan sekarang kapan lagi. Kami berharap dukungan dari Pemerintah sangat diharapkan untuk menunjang program IUMS kedepan,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sangihe Jeffry S Tilaar menjelaskan, saat ini tahapannya sementara berlangsung, yaitu pendaftaran.

“Untuk peserta itu, dari tiap instansi dan lembaga, ada juga dari instansi vertikal seperti BUMN, BUMD dan lain sebagainya,” ucapnya. Sembari menambahakan, proses seleksi dengan memperhatikan persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan, serta proses penilaian tentunya objektif. (Arno)