Skip to content Skip to right sidebar Skip to footer

BERITA

Launcing Sentra Kuliner dan Penyerahan Bantuan Pamboat Hand Line Beserta Alat Tangkap Diserahkan Langsung Oleh Bupati Kepulauan Sangihe

Sangihe – Bertempat di Sentra Kuliner yang ada di kawasan boulevard Sawang Bendar, dilaksanakan launcing sentra kuliner dan penyerahan bantuan Pamboat Hand line beserta alat tangkap yang diserahkan langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, dan di saksikan sejumlah Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Kepala Karantina Ikan dan Kepala Stasiun Pengawasan Mutukualitas ikan serta Staf Khusus Bupati,  para Camat, Lurah serta Kepala Kampung yang mendampingi kelompok penerima bantuan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan melalui Kepala Bidang Perikanan Tangkap Veldi Damasar,  S. Pi menjelaskan, para penerima bantuan harus Mengelola dan memelihara dengan sebaik-baiknya dan menggunakan atau memanfaatkan untuk usaha dan melaporkan perkembangan kepada Dinas Kelautan dan Perikanan, dan tidak dibenarkan bila bantuan dipindahtangankan atau dijual kepada pihak lain sesuai berita acara yang ditandatangani ucap Damasar.

Damasar juga menambahkan, akan ditarik jika dalam penilaian instansi teknis ternyata tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya dalam waktu 6 bulan, dan wajib melaporkan hasil tangkapan kepada pihak Dinas Kelautan dan Perikanan tutup Damasar

Bupati dalam sambutanya mengatakan, tempat ini menjadi dambaan banyak orang, maka kita memanfaatkan tempat kuliner ini,  ini adalah tempat jualan kuliner untuk para penjual makanan dan kue untuk berjualan dari pagi hingga malam hari, supaya dapat ditumbuh kembangkan dan dapat mendapatkan banyak pembeli. ucap Gaghana.

Gaghana juga menghimbau, harus ada jualan kuliner makanan lokal yang ada di Sangihe,  begitu juga dengan kue harus ada kue khas Sangihe, ini bagaimana kita  memberdayakan ekonomi masyarakat dan bahan baku yang ada dipetani lokal boleh dimanfaatkan oleh para penjual agar perputaran ekonomi ada di daerah kita, tukas Gaghana.

Dan bagi penerima Bantuan Pamboat handline Bupati mengatakan ini adalah komitmen pemerintah untuk memenuhi permintaan sekian proposal yang ada di Dinas Kelautan dan Perikanan,  kiranya ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperkuat perekonomian para Nelayan,  dan kiranya tahun depan sudah bisa membantu masyarakat yang lain, ucap Gaghana

Gaghana juga berharap bantuan  ini betul betul diberikan kepada yang benar benar membutuhkan,  agar tahun depan sudah tidak meminta bantuan kembali, pemerintah juga berharap ini akan memperkuat suplai dari tangkapan ikan,  karena ada kebijakan pusat melalui Menteri Keluatan dan Perikanan yaitu pemberantasan  ilegal fishing, dan ini berdampak baik  karena sudah tidak ada lagi nelayan dari  negara tetangga yang mencuri ikan di daerah kita. tuturnya

Gaghana juga menambahkan kiranya bantuan ini benar benar dapat memajukan kesejateraan bagi para nelayan dan jangan disalagunakan karena ada berita acara, dan disini pemerintah berhak untuk menarik kembali jika terdapat kekeliruan,  tutup Gaghana

Bupati menerima Piagam Penghargaan atas keberhasilan dalam mengolah keuangan

Sangihe – Upaya perbaikan dibidang tata kelola Keuangan yang gencar gencarnya dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sangihe akhirnya berbuah manis,  dimana pada Senin (29/10/2018) pada pelaksanaan upacara Hari Sumpah Pemuda ke-90, di Lapangan Gelora Santiago, Bupati menerima Piagam Penghargaan atas keberhasilan dalam mengolah keuangan, piagam penghargaan ini diberikan oleh Kepala Kantor Dirjen Provinsi Sulut Muhdi SP S IP MIS Ph D kepada Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE ME.

Bupati pada kesempatan itu mengucapakan terima kasih dan selamat datang kepada Kepala Kantor Dirjen Perbendaharaan Provinsi Sulut Muhdi SP. S. IP MIS Ph.D bersama jajaran dalam rangka menyerahkan piagam penghargaan, atas keberhasilan Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam pengelolaan keuangan dengan prinsip-prinsip tata kelola keuangan yang baik,” kata Gaghana.

Gaghana juga menambahkan, hal ini merupakan perwujudan pengelolaan keuangan daerah yang maksimal dalam mematuhi peraturan dan menjaga kehati-hatian dalam rangka proses angkuntabilitas kepada masyarakat, sehingga memunculkan kepercayaan terhadap institusi publik terutama Pemkab Sangihe, jelas Gaghana.

Lanjut Gaghana, pencapaian opini atas laporan keuangan itu bukanlah tujuan akhir dari sebuah usaha pengelolaan keuangan semata, Biarlah sinergitas yang terbangun ini akan terus terjalin dengan baik, demi perkembangan pembangunan di bumi Tampungan Lawo,” tutup Gaghana

Perayaan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-90

Sangihe – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-90 tahun yang jatuh pada hari Minggu (28/10/2018) kemarin, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar upacara bendera dengan tema “Bangun Pemuda Satukan Indonesia”, pada Senin (29/10/2018) di lapangan santiago kompleks rumah jabatan Bupati yang di ikuti Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI/Polri), Siswa/siswi Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menegah Atas (SMA), Satpol-PP, Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemkab Sangihe.

Selaku Komandan Upacara Julian Pesik, dan sebagai Pemimpin Upacara Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME.

Sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) yang dibacakan oleh Bupati Jabes Ezar Gaghana SE ME mengatakan “Kita semua berhutang budi kepada Para Tokoh Pemuda tahun 1928, yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda sehingga menjadi pelopor untuk membangun kesadaran berbangsa kebangsaan Indonesia, sekaligus komitmen menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini,” kata Gaghana.

Dihari Sumpah Pemuda ke-90 Jelas Bupati, mengangkat tema sentral “Bangun Pemuda Satukan Indonesia”, tema ini diambil atas dasar pentingya pembangunan kepemudaan, untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakhta kepada Tuhan yang Maha Esa.

“Berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inofatif, mandiri, demokrasi, bertanggung jawab, berdaya saing serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia,” jelas Gaghana.

Pesatnya perkembangan teknologi informasi diungkapkan Bupati, ibarat dua mata pisau, disatu sisi memberikan jaminan percepatan informasi, sehingga memungkinkan para Pemuda untuk meningkatkan pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing.

“Namum pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif informasi yang bersifat pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terosisme,” tutur Gaghana.