Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

BERITA

Sangihe masuk List, daerah tanpa penundaan DAU

Sangihe – Apresiasi bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, dimana sesuai rilis Surat Keputusan Kementerian Keuangan RI No 10/KM.7/2020, terkait Penundaan Penyaluran DAU dan atau DBH, Kabupaten Kepulauan Sangihe masuk dalam 5 (lima) dari 15 (lima belas) daerah se-Sulawesi Utara yang luput dari Sanksi Penundaan Penyaluran DAU dan DBH hingga 35 persen, karena telah menyampaikan penyesuaian APBD Tahun Anggaran 2020 secara lengkap dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dan kondisi perkembangan penyebaran COVID-19 di daerah.

Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana, SE.ME melalui Plh Sekretaris Daerah Melanchton H Wolff, ST ME menyampaikan bahwa Laporan Penyesuaian APBD TA 2020 menjadi perhatian serius Bapak Bupati dan ditegaskan bahwa penyesuaian APBD tersebut merupakan kewajiban yang Urgen untuk dirasionalisasikan. Sehingga harus dibuat secara lengkap dan benar sesuai ketentuan dalam SKB Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan yang dipertegas dalam Peraturan Menteri Keuangan No 35/2020 dimana dilakukan penyesuaian dengan prioritas anggaran pada antisipasi penanganan COVID-19.

Lebih lanjut Plh. Sekda mengatakan bahwa dalam penyesuaian APBD itu sendiri, diakui masih ada kendala-kendala. Namun dengan kerja cepat dan serius dari semua OPD dalam merasionalisasi anggaran termasuk anggaran perjalanan dinas yang mencapai 40 persen ditambah dengan dukungan penuh DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, maka laporan penyesuaian APBD TA 2020 dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

Tentunya ini merupakan prestasi bersama seluruh jajaran pemerintahan baik pemerintah daerah maupun DPRD, bahkan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe. Dengan harapan tentunya jajaran pemerintahan dapat lebih berpacu dalam meningkatkan kinerja masing-masing, terutama dalam menghadapi situasi Pandemi COVID-19. #Sangihe Bersama Melawan COVID-19. – kominfo (ek*)

Panitia mantapkan persiapan Pemilihan Ungke Momo Sangihe

Sangihe, – Panitia Pemilihan Ungke Momo Sangihe (PUMS) melakukan rapat final chek di Ruang serba guna Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sangihe, san dispastikan hajatan tahunan ini akan digelar pada tanggal 25-27 Juli mendatang.

Ketua harian panitia PUMS Dra.Olga Makasidamo mengatakan, untuk kesiapan semua seksi, iti sebagian besar sudah disiapkan.

“Jadi sudah beberapa kali dilaksanakan rapat untuk pemilihan Ungke Momo Sangihe 2019. Hari ini dilaksanakannya rapat dan hari ini merupakan rapat final chek kesiapan masing-masing seksi, sebagian besar setiap seksi sudah siap,” kata Makasidamo.

Dikatakan makasidamo, hingga saat ini sudah ada pendaftaran sebanyak 24 orang. Mudah-mudahan hingga pada pelaksanaan tecknikal meating akan ada ketambahan peserta.

“Berharap agar pemilihan kali ini sukses. Sehingga setelah pemilihan Ungke Momo 2019 ini mereka bisa berperan, berkontribusi untuk pembangunan Kabupaten Sangihe,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Ikatan Ungke Momo Sangihe (IUMS) Rusdi Andaria mengatakan, IUMS memberikan kontribusi yang terbaik untuk PUMS 2019.

“Ini menjadi suatu kebanggaan bagi kami karena melakukan suatu yang terbaik bukan sekedar suksesnya pemilihan Ungke Momo, tetapi apa yang menjadi dampak setelah pemilihan ini, akan menjadi evaluasi besar ketika Ungke Momo yang nanti terpilih akan dibuatkan semacam surat. Dimana mereka akan bertanggung jawab dengan gelar mereka masing-masing,” ungkap Andaria.

Dia mengungkapkan, bukan sesuatu yang mudah, tapi dirinya percaya bahwa ketika ada gerakan kecil maka gerakan besar akan muncul.

“Jadi kalau kita tidak melakukan sekarang kapan lagi. Kami berharap dukungan dari Pemerintah sangat diharapkan untuk menunjang program IUMS kedepan,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sangihe Jeffry S Tilaar menjelaskan, saat ini tahapannya sementara berlangsung, yaitu pendaftaran.

“Untuk peserta itu, dari tiap instansi dan lembaga, ada juga dari instansi vertikal seperti BUMN, BUMD dan lain sebagainya,” ucapnya. Sembari menambahakan, proses seleksi dengan memperhatikan persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan, serta proses penilaian tentunya objektif. (Arno)

Upacara Bendera dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-73.

Sangihe-Upacara Bendera dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-73. Dilaksanakan di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo, Rabu (10/07/19). Dan BB sebagai pemimpin upacara Kasat Narkoba Polres Sangihe IPTU Fandi Ba’u.

Sementara itu Bupati Jabes E. Gaghana, SE. ME yang bertindak sebagai Inspektur Upacara Dalam membacakan amanat Presiden RI, mengucapkan selamat hari raya Bhayangkara ke 73 kepada seluruh anggota keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia, juga mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan atas kerja keras pengabdian pengorbanan dan Perjuangan tanpa mengenal lelah yang ditunjukkan personal Polri.

“Dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, dalam tugas memelihara keamanan Negara Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan kesabaran dan kekuatan,” kata Bupati

Lanjut Bupati, segenap kerja keras dari Polri telah dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, menjaga situasi keamanan dalam negeri sepanjang tahun 2018-2019. Polri dan TNI telah mengamankan perhelatan internasional yang diselenggarakan Pemerintah yaitu Asian Games, Asian para Games 2018, voli dan juga telah mengamankan Pemilu tahun 2019.

“Sehingga aman, damai, demokratis mulai dari perayaan natal 2018 dan tahun baru 2019 sampai dengan Ramadhan dan Idul Fitri 2019, kita juga merasakan situasi Kamtibmas yang kondusif, arus mudik dan arus balik berjalan dengan lancar stabilitas harga dan ketersediaan pangan di seluruh wilayah Indonesia,” jelas Bupati.

Selain itu jelas Bupati, bersama dengan seluruh pemangku kepentingan, dalam bencana yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air mulai dari kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat.

“Seperti terorisme, perdagangan narkotika, perdagangan orang dan kejahatan, kejahatan kontijensi sampai dengan kejahatan terhadap Negara dan tindak pidana korupsi termasuk dalam kejahatan tindak pidana korupsi sepanjang tahun 2018,” ungkapnya.

Ditambahkan, berbagai capaian tersebut dalam memelihara keamanan dalam Negeri terus mendapatkan apresiasi dari masyarakat terhadap Polri, oleh berbagai survei yang diselenggarakan lembaga-lembaga survei tersebut merupakan hasil kerja keras.

“Oleh karena itu dalam kesempatan yang penuh dengan kebahagiaan ini, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi, kepada seluruh mitra kerja Polri yang telah mendukung terwujudnya dalam negeri yang kondusif,” tuturnya.

Hadir pada upacara tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Sangihe Helmud Hontong SE, Wabup Sitaro Drs Jhon Palandung, Kapolres Sangihe AKBP Sudung F Napitu SIK, Danlanal Tahuna Kolonel Laut (P) Donny Aribowo, unsur Forkopimda, para pejabat dilingkup Pemkab Sangihe, sememtara untuk peserta upacara anggota TNI-Polri.
(Arno)

Bupati Kepulauan Sangihe membuka Kejuaraan Daerah Tinju Amatir memperebutkan Piala Kapolda Sulut

Sangihe-Bupati Kepulauan Sangihe membuka Kejuaraan Daerah Tinju Amatir memperebutkan Piala Kapolda Sulut, Bupati Kepulauan Sangihe, dan Kapolres HBD Kepulauan Sangihe dalam rangka HUT Bhayangkara ke 73 bertempat di Gedung Olaraga Manente, Senin (08/06/19).

Sangihe-Ketua panitia H. O. Bingku Dalam Laporannya mengatakan tujuan dilaksanakan kegiatan ini agar para atlit tinju dapat menyalurkan bakatnya skaligus sebagai ajang seleksi untuk mengikuti event-event yang lebih tinggi.

“tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah terciptanya prestasi atlit-atlit tinju dan sebagai ajang seleksi atlit untuk mengikuti ajang yang lebih tinggi, kegiatan ini diikuti 28 sasana dari dalam dan luar darah, serta jumlah petinju 200 petinju dari berbagai kelas dan kategori”. ucap Bingku

Sementara Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir (Pengprov) Sulawesi Utara AKBP Drs. Reyno. F. Bangkang, M.Si mengapresiasi langkah panitia dan Pemerintah Kepulauan Sangihe dalam melaksanakan event turnamen ini.

“memberikan apresiasi yang tinggi kepada panitia dan Pemerintah Daerah Kepulauan Sangihe yang sudah berinisiatif untuk melaksanakan event di Kabupaten ini, karena event ini sebagai bagian pembinaan para atlit kita”. ungkap Bangkang

Ditambakannya pula lewat event seperti ini kiranya dapat lahir atlit-atlit tinju yang berprestasi yang dapat bersaing ditingkat nasional dan internasional.

“event ini sekaligus sebagai ajang seleksi untuk mingikuti Porprov dan Prapon dalam rangka meningkatkan prestasi atlit, kita berharap dengan adanya event seperti ini dapat melahirkan atlit yang luar biasa dan dapat berkipra di tingkat nasional dan internasional” tutup Bangkang

Hadir dalam acara ini Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Kapolres Kepulauan Sangihe, Danlanal Tahuna, Perwakilan Dandim, Perwakilan Kejari Tahuna serta undangan lainya.

Sementara itu Bupati Kepulauan Sangihe dalam sambutannya mengatakan acara ini sebagai ajang pembentukan sportifitas antar sesama atlit, pelatih dan wasit.

“saya mengucapkan selamat datang bagi sasana dari luar Kepulauan Sangihe yang boleh ikut mengsukseskan acara ini, event ini sebagai pembentukan sportifitas dari atlit, wasit dan penonton, dan kiranya semua atlit mampu menjaga sportifitas yang tinggi sesuai janji atlit yang sudah dibacakan”ucap Gaghana

Gagana juga menambahkan kiranya event seperti ini terus dilaksanakan agar para atlit bisa mempersiapkan diri untuk menjadi atlit tinju yang profesional.

“Bagi para atlit ini adalah langka awal untuk menjadi atlit profesional, karena olagara ini adalah olaraga prioritas untuk dikembangkan disetiap daerah sesuai dengan program pemerintah pusat, dan agenda ini tidak berhenti disini kedepan akan ada lagi event seperti ini, agar petinju-petinju kita dapat mempersiapkan diri untuk menjadi petinju profesional”

Bupati Kepulauan Sangihe juga berharap dari event ini dapat lahir petinju-petinju yang handal, dan kedepan dapat bersaing ditingkat yang lebih tingi (Arno)

Kelurahan Manente di tetapkan sebagai “Kelurahan Sadar Kerukunan”

Sangihe – Bertempat di Hb aula taman Teletubies Manente, Kecamatan Tahuna. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sangihe menggelar pencanangan Kelurahan Manente sebagai “Kelurahan Sadar Kerukunan” dan Dialog Lintas Agama, Senin (8/7/2019).

Ketua FKUB Sangihe Pdt Ambrosius Makasar ketika membuka kegiatan menyatakan, selaku pengurus FKUB terus membangun kebersamaan, membangun kerukunan, sebagai identitas esistensi dari masyarakat Kabupaten Sangihe.

“Dimana Kabupaten Sangihe adalah Kabupaten yang aman dan selalu memberi arti dan warna tersendiri. Dalam rangka membangun Republik Indonesia dan lebih khusus membangun masyarakat yang kita cintai,” kata Makasar.

Hadir pada kegiatan tersebut Kakanwil Kemenag Sangihe H Rikson Hasanati,S.Ag,M.Pd, Wabup Helmud Hontong,SE, Danlanal Tahuna Kolonel Donny Aribowo, Kapolres Sangihe AKBP Sudung F Napitu SIK, Pengurus FKUB, Tokoh Agama.

Sementra itu Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Dr Hj Abdul Rasyid M Ag mengatakan, saat ini dalam rangkaian kegiatan pencanangan Kelurahan sadar kerukunan yang berlokasi di Kelurahan Manente. Bahwa pencanangan kelurahan sadar kerukunan adalah merupakan sesuatu yang tentu sungguh sangat amat penting yang ada di Provinsi Sulawesi Utara,” ungkap Rasyid.

Lanjutnya, Provinsi Sulut merupakan indeks kerukunan kedua, dimana tahun sebelumnya peringkat kedua. Ini merupakan suatu hal yang menjadi tanggung jawab bersama untuk mengembalikan itu.

“Termasuk indeks kerukunan umat beragama dan kerja sama. Kami berharap tahun 2019 ini menjadi Daerah Sangihe menjadi paling Toleransi se Indonesia,” jelasnya.

Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE.ME dalam sambutannya menyatakan, kemajuan sebuah wilayah selalu bertitiktolak pada ketentraman, kenyamanan, harmonisasi, termasuk masyarakat yang ada di Daerah ini.

“Ukurannya selalu mengacu pada hal-hal yang terkait dari sosial kemasyarakatan. Saat ini adalah sebuah langkah yang akan ditempuh untuk memberikan penguatan komitmen,” kata Gaghana.

Kemajuan sebuah Daerah adalah harmonisasi yang mengutamakan ketentraman umat beragama menjadi sesuatu yang sangat penting.

“Ini merupakan hal yang harus kita jaga bersama. Karena sehebat apapun, sekuat apapun potensi yang kita miliki kalau kehidupan masyarakatnya tidak aman dan tentram menjadi sia-sia,” tuturnya.
(Arno)