Tahuna – Menyikapi pemberitaan yang beredar di salah satu media online terkait kondisi Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kampung Kawaluso dengan judul “Pustu di Kawaluso Tanpa Listrik, Obat Kerap Kosong, Perawat Belum Digaji Hampir 6 Bulan”, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Kesehatan Daerah memberikan hak jawab sekaligus klarifikasi atas sejumlah informasi yang berkembang di masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe menyampaikan bahwa pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap pelayanan kesehatan masyarakat dan terus melakukan langkah tindak lanjut terhadap berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan.
Terkait belum tersedianya aliran listrik di Pustu Kawaluso, berdasarkan hasil koordinasi antara Dinas Kesehatan dengan Pemerintah Kecamatan Kendahe, diketahui bahwa pihak kecamatan telah melakukan koordinasi bersama pihak PLN. Sebagai tindak lanjut, dalam waktu dekat direncanakan akan dilakukan pemasangan jaringan listrik dengan kapasitas 900 Watt guna mendukung operasional pelayanan kesehatan di lokasi tersebut.
Sementara itu, terkait informasi mengenai kekosongan obat, Dinas Kesehatan menjelaskan bahwa kondisi tersebut telah ditindaklanjuti melalui distribusi obat dari Puskesmas Kendahe pada Minggu, 21 Juni 2026. Penyerahan obat tersebut telah diterima langsung oleh tenaga perawat yang bertugas di Pustu Kawaluso, Maya Pramita Bukapintu, A.Md.Kep, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap dapat berjalan.
Adapun mengenai informasi belum dibayarkannya hak gaji tenaga kesehatan selama kurang lebih enam bulan, Dinas Kesehatan menjelaskan bahwa tenaga kesehatan yang dimaksud berstatus Tenaga Kontrak Kampung, sehingga mekanisme penganggaran dan pembayaran penghasilannya bersumber melalui dana desa sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebagai langkah untuk menjaga kesinambungan pelayanan kesehatan di wilayah tersebut, Puskesmas Kendahe juga telah menyusun jadwal rolling tenaga perawat berstatus PNS untuk ditempatkan di Pustu Kawaluso.
Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe menegaskan komitmennya untuk terus memastikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat tetap berjalan optimal serta mendorong koordinasi lintas sektor guna menyelesaikan setiap kendala yang dihadapi di lapangan secara bertahap dan berkelanjutan.
