Sangihe — Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Melanchton H. Wolff, S.T., M.E., membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Sekolah Ramah Anak, yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (DP3A), bertempat di Ruang Serbaguna Rumah Jabatan Bupati Sangihe, Kamis (13/11/2025).

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui DP3A terus berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan melindungi hak-hak anak. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendorong terwujudnya sekolah ramah anak di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dalam suasana belajar yang positif serta bebas dari kekerasan.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Melanchton H. Wolff, S.T., M.E. menegaskan pentingnya peran dunia pendidikan dalam mempersiapkan generasi masa depan menuju Indonesia Emas 2045.
> “Ke depan, perlu ada persiapan menuju Indonesia Emas, termasuk melalui peran Dinas P3A untuk membangun kondisi yang layak bagi masa depan daerah. Masa depan Sangihe bergantung pada anak-anak yang kita bimbing, asuh, dan didik dengan baik. Sosialisasi sekolah ramah anak ini menjadi ruang bagi kita untuk mewujudkan hal tersebut secara teknis,” ujar Sekda.
Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa kegiatan sosialisasi ini juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang menempatkan kesejahteraan anak sebagai bagian penting dari pembangunan global.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para kepala perangkat daerah terkait, kepala sekolah SD, SMP, dan SMA se-Kecamatan Tahuna Raya, perwakilan instansi vertikal, forum anak daerah, serta lembaga swadaya masyarakat (LSM).
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berharap seluruh elemen masyarakat dan lembaga pendidikan dapat bersama-sama berperan aktif dalam menciptakan sekolah yang benar-benar ramah anak, demi mewujudkan generasi Sangihe yang cerdas, sehat, dan berkarakter.
