Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Pj Bupati dr. Rinny Tamuntuan resmikan Bantuan Rumah KAT dan serahkan Bantuan Kemensos

Rabu (02/11/22). Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe dr. Rinny Tamuntuan bersama Tim dari Kementerian Sosial Republik Indonesia Direktorat Jendral Pemberdayaan Sosial Ibu Ety Racmiyah sulistiantari dan Minarningsih mengunjungi sekaligus meninjau dan meresmikan Bantuan 30 unit Rumah bagi Warga Komunitas Adat Terpencil (KAT) yang telah selesai dibangun dan memberikan bantuan Jaminan Hidup, Bantuan Isi Hunian Tetap serta Bantuan Usaha Penghidupan Berkelanjutan.

Pj. Bupati berterima Kasih kepada Tim dari Kementerian Sosial Republik Indonesia yang telah berkunjung dan memberikan bantuan untuk masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe yang berada di kampung Laotongang Kecamatan Tabukan Selatan.

Bantuan Yang akaan diberikan hari ini adalah, Bantuan Jaminan Hidup yang terdiri dari : Beras, Kopi, Gula, Teh, Telur, Minyak Kelapa sedangkan Bantuan Isi Hunian terdiri dari Kursi, Kasur, Kompor dan terakhir bantuan Usaha Kehidupan Berkelanjutan bagi kelompok usaha yaitu, Soma (Jaring Ikan), Pemberat, Kail, Pelampung dan Coolbox.

Pj. Bupati meminta kepada masyarakat Kampung Laotongan yang tergabung dalam kelompok-kelompok usaha agar dapat menyiapkan Proposal permohonan Bantuan ke Kementerian Sosial melalui Pemerintah Kampung dan dibantu Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara.

Karena Kegiatan yang ada pada Komunitas Adat terpencil ini sudah bukan bantuan pembuatan rumah lagi melainkan  bantuan langsung yang menyentuh masyarakat seperti kelompok usaha, maka diharapkan secepatnya membuat permohonan dan dimasukan ke Dinas Sosial Kabupaten.

Sementara Itu tim dari Kementerian Sosial Ibu Ety Racmiyah Sulistiantari mengharapkan bantuan yang diberikan agar dapat dimanfaatkan secara Baik dan Benar. Baik yaitu baik sesuai peruntukannya, kalau bantuan untuk pengembangan usaha ya digunakan untuk usaha bukan lainnya, dan benar benar sesuai dengan aturan kedepana Bantuan ini dapat dipantau penggunaanya oleh Perangkat Kampung dan dinas Sosial Kabupaten dan bantuan usaha ini dapat dilaporkan setiap ada perkembangan dilapangan.