Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Lokakarya Tingkat Kec.Kepl.Marore Penurunan Stanting

Marore, 5 September 2022, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana lewat UPT PPKB Kecamatan Kepulauan Marore mengadakan lokakarya tingkat kecamatan mengenai penurunan stanting.

Kegiatan ini dibuka oleh Kapolsek Kec.Kepl.Marore Ipda Budianto Salindeho yang di dampingi oleh Kepala Dinas PP dan KB dr.Jopi Thungari,M.Kes (narasumber), Kepala Puskesmas Marore dr.Jefry Hinonaung (narasumber) dan Bpk.Vecky A.Kakampu,S.TrAP staf pelaksana Kantor Camat Kepl.Marore.

Mini lokakarya ini bertujuan agar TPK yang ada mengerti akan tugas mereka di kampung dalam mendampingi keluarga beresiko stanting. Kepala Dinas PPKB, dr.Jopi Thungari,M.Kes menjelaskan ada 4(empat)sasaran keluarga yang berisiko stanting yaitu
1. Calon Pengantin (catin)
2. Ibu hamil
3. Ibu Nifas (setelah melahirkan)
4. Mempunyai Anak balita

Kepala Puskesmas Marore,dr.Jefry Hinanaung menjelaskan penyebab anak stanting adalah faktor gizi yang kurang dalam 1000 hari kehidupan. Apalagi bayi yang baru lahir harus mengkonsumsi ASI bukan susu formula, jika ASI kurang maka intensitas untuk menyusui harus di tingkatkan, ibu menyusui harus memperhatikan gizi makanan yang ada. Dr.Jefry Hinonaung juga melaporkan di Kec.Kepl.Marore ada 3 (tiga) kasus Anak stanting di tahun 2022.

Kepala dinas PPKB juga mengaharapkan agar TPK yang ada dapat memahami tugas dan tanggung jawab dengan mendata dan mengunjungi setiap sasaran keluarga berisiko stanting dan melaporkannya setiap bulan.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini yaitu TPK (Tim Pendamping Keluarga) Kampung Marore, Kawio dan Matutuang Ketua TP.PKK Kampung dan Kapitalaung Marore, Kapitalaung Matutuang dan Kapitalaung Kawio. (NF)