Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Angka Kematian Ibu Hamil, Angka Kematian Bayi dan Angka Harapan Hidup Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2021

Angka Kematian Ibu (AKI) adalah banyaknya perempuan yang meninggal dari suatu penyebab kematian terkait dengan gangguan kehamilan atau penanganannya (tidak termasu kkecelakaan, bunuh diri atau kasus insidentil) selama kehamilan, melahirkan, dan dalam masa nifas (42 hari setelah melahirkan) tanpa memperhitungkan lama kehamilan per 100.000 kelahiran hidup. AKI ini secara langsung digunakan untuk memonitor kematian terkait dengan kehamilan, persalinan, dan nifas. AKI dipengaruhi oleh beberapa factor termasuk status Kesehatan secara umum, pendidikan, ekonomi, social budaya dan pelayanan Kesehatan selama kehamilan dan melahirkan.

Angka Kematian Bayi (AKB) adalah banyaknya bayi yang meninggal sebelum mencapai umur 1 tahun pada waktu tertentu per 1000 kelahiran hidup pada periode waktu yang sama. AKB merupakan indikator yang penting untuk mencerminkan keadaan derajat kesehatan di suatu masyarakat, karena bayi yang baru lahir sangat sensitive terhadap keadaan lingkungan tempat orang tua bayi tinggal dan sangat erat kaitannya dengan status sosial orang tua bayi. Kemajuan yang dicapai dalam bidang pencegahan dan pemberantasan berbagai penyakit penyebab kematian aka ntercermin secara jelas dengan menurunnya tingkat AKB. Dengan demikian AKB merupakan tolok ukur yang sensitive dari semua upaya intervensi yang dilakukan oleh pemerintah khususnya di bidang kesehatan. AKB cenderung lebih menggambarkan Kesehatan reproduksi dari pada AKBa. Meskipun target program terkaitk husus dengan kematian balita, AKB relevan dipakai untuk memonitor pencapaian target program karena mewakili komponen penting pada kematian balita. AKB terutama terjadi pada umur 0-28 hari, yang sangat dipengaruhi oleh kondisi ibu pada saat hamil, bersalin dan perawatan bayi baru lahir.

Angka Harapan Hidup (AHH) adalah rata-rata tahun hidup yang masih akan dijalani oleh seseorang yang telah berhasil mencapai umur x, pada suatu tahun tertentu, dalam situasi mortalitas yang berlaku di lingkngan masyarakatnya. AHH merupakan alat untu kmengevaluasi kinerja pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan penduduk pada umumnya, dan meningkatkan derajat kesehatan pada khususnya. AHH yang rendah di suatu daerah harus diikuti dengan program pembangunan kesehatan, dan program social lainnya termasuk Kesehatan lingkungan, kecukupan gizi dan kalori termasuk program pemberantasan kemiskinan.

Grafik diatas diatas menampilkan bahwa tidak terdapat Angka Kematian Ibu di tahun 2021, Angka Kematian Bayi yaitu 5,48 dan Angka Harapan Hidup 70,18 artinya setiap bayi yang dilahirkan hidup pada tahun ini akan mempunyai peluang hidup hingga usia 70 tahun.

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment