Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Bulan: Maret 2019

Inovasi Pemerintah Untuk Pengunaan Minyak Kelapa

Sangihe – Dalam kunjungannya di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey,SE menjelaskan kemelut harga Kopra yang terjadi sekarang ini, dijelaskanya, saat ini pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan minyak kelapa dari kopra dipakai, untuk menjadi bahan
bakar Solar.

“kita harus berterima  kepada Peresiden Joko Widodo karena program sekarang ini setiap liter minyak solar, harus menggunakan minyak kelapa atau minyak kelapa sawit 20%, dan ini yang membuat harga kopra mulai meningkat, inilah inovasi baru yang dilakukan pemerintah, dan semoga kedepan pemakaiannya menjadi 50%”. jelasnya

Dondokambey juga menghimbau, masyarakat petani khususnya petani kopra agar berinovasi karena harga yang belum stabil, dan ini menjadi dilema bagi provinsi Sulawesi Utara.

“ini menjadi dilema kita bersama tentang harga komoditi kelapa khususnya harga kopra, karena dalam hal ini, pemerintah tidak bisa mengintervensi, karena ini menjadi harga yang ditentukan pasar, dan yang kita harapkan adalah inovasi-inovasi baru,  karena sekarang hampir diseluruh Indonesia sudah ditanami kelapa sawit, dan perbedaan harga produksinya murah dibanding harga produksi kopra sehingga minyak kelapa sulit untuk bersaing, maka kita harus melakukan inovasi baru tentang pemanfaatan pohon kelapa kita”. Jelas Dondokambey

(Marno)

Sekolah Menengah Atas Sangihe Siap Mengikuti UNBK

Sangihe – Semua Sekolah SMA/SMK di Sangihe siap mengikuti UNBK.  Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara Cabang Dinas Sangihe M. L. Tielung,  S. Pd kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya.

“jadi semua sekolah di Sangihe tingkat SMA dan SMK sudah siap mengikuti ujian UNBK,  bahkan SMA Negeri 2 Tabukan Utara yang ada di pulau Marore sudah siap mengikuti UNBK dan mereka siap dengan peralatan sendiri”. Jelas Tielung

Ditambahkanya pula bahwa saat ini ada beberapa sekolah yang tidak mengikuti ujian dikarenakan tidak memiliki kelas 12, dan ada sekolah yang digabungkan karena fasilitas sekolah belum memadai dan tidak memiliki jaringan internet.

“sekarang di Sangihe terdapat 32 sekolah SMA/SMK sederajat dengan rincian SMK 9 sekolah,  SMA 17 Sekolah,  MA 5 Sekolah dan SLB 2 sekolah,  dan yang mengikuti ujian hanya 29 sekolah, ini dikarenakan ada sekolah yang tidak memiliki kelas dua belas,  dan ada sekolah yang digabung untuk melaksanakan UNBK karena fasilitas peralatan belum memadai dan tidak ada jaringan internet yang stabil”. Lanjut Tielung

Dan untuk peserta dari UNBK yaitu sebanyak : laki-laki 746 orang, Perempuan 657 orang dengan jumlah 1403 orang.

(Marno)

Pelaksanaan Me’daseng di Kecamatan Tamako di Hadiri Gubernur Sulawesi Utara

Sangihe – Medaseng yang dilaksanakan di Kecamatan Tamako merupakan Medaseng  putaran kedua yang dipusatkan di Kampung Pananaru, dan terasa spesial karena dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE.

Bupati Kepulauan Sangihe Jabes E. Gaghana, SE dalam laporannya mengatakan, medaseng kali ini adalah medaseng  yang ke-19 kalinya, ini berarti sudah putaran kedua pemerintah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“acara medaseng di Kabupeten Kepulauan Sangihe telah berjalan 19 kali, dan dalam proses perjalanan di acara ini kami banyak mendapat masukan dari masyarakat, dan di acara ini semua OPD sudah seminggu memberikan pelayanan publik kepada masyarakat”. Jelas Gaghana

Bupati juga menjelaskan, tentang optimalisasi Bumdes dengan mengadakan pasar rakyat supaya ada pergerakan ekonomi dimana medaseng itu dilaksanakan.

“Mulai bulan ini pasar rakyat sudah mulai dilibatkan, sehingga produk produk lokal sudah boleh mulai di jual dipasar rakyat, sehingga masyarakat ataupun pejabat dan peserta medaseng dapat membeli produk produk lokal melalui Bumdes”. imbuhnya

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dalam Sambutannya, mengucapkan terima kasih Kepada Pemerinta Kepulauan Sangihe dan masyarakat karena boleh hadir diacara medaseng.

“berterima kasih kepada masyarakat Sangihe khususnya masyarakat Kecamatan Tamako boleh hadir bersama sama dalam acara medaseng, ini merupakan hal yang sangat baik, dan tentunya perlu dilaksanakan terus karena didalamnya ada budaya dan program yang dapat disosialisasikan baik program pusat, provinsi dan daerah, dan menyerap aspirasi masyarakat”. Ucap Dondokambey

Ditambahkannya pula, kiranya kedepan program program pemerintah provinsi dan daerah dapat bersinergi bersama sehingga manfaatnya benar benar untuk rakyat.

“banyak hal yang bisa kita lakukan bersama, apabila pemerintah pusat provinsi dan kabupaten berjalan dengan baik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, sehingga kami berharap dikegiatan medaseng berikutnya, pemerintah provinsi dapat dilibatkan sehingga kedepan program pemerintah Provinsi dan Program pemerintah Kabupaten benar-benar
dapat dirasakan masyarakat, karena bukan pemerintah memanfaatkan masyarakat tetapi tugas pemerintah hadir ditengah tengah masyarakat untuk melayani masyarakat”. Tutup Dondokambey

(Marno)

Pembahasan Rencana Awal RKPD melalui Forum Konsultasi Publik

Sangihe – Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2020 yang dilaksanakan di ruang serba guna Rumah Jabatan Bupati, dengan melibatkan semua pemangku kepentingan yang ada di Sangihe.

Ketua Panitia Forum Konsultasi Publik dalam laporanya mengakatan, kiranya RKPD ini menjadi media pembentukan komitmen, dan terkait tahapan perencanaan RAPBD

“tujuan kegiatan ini kiranya dapat menjadi media pembentukan komitmen seluruh stekholder pembangunan, terkait juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam tahapan Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD)”. ucap Bawulang

Bawulang juga menambahkan kiranya RKPD ini menjadi pedoman semua OPD dalam menjalankan program kedepan untuk sejalan dengan program nasional.

“sejalan dengan sistem pembangunan nasional, maka RKPD ini akan menjadi acuan bagi Organisasi Perangkat Daerah sekabupaten Sangihe terutama dalam hal keterkaitan prioritas pembangunan kebijakan dan arah pembangunan yang akan dilaksanakan di tahun 2020″. jelasnya

Sementara itu dalam sambutannya Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe mengatakan pertemuan ini sangat penting sehingga dirinya memberikan apresiasi kepada penyelenggara.

“saya memberikan apresiasi dan penghargaan atas pelaksanaan Forum Konsultasi Publik dihari ini, karena pertemuan ini sangat penting dan strategis dalam rangka mengoptimalkan karya dan pengabdian kita bagi masyarakat”. Ucapnya

Hontong juga mengatakan kiranya semua OPD yang ada melasanakan program sesuai kebutuhan yang ada dimasyarakat.

“berbagai program kegiatan kiranya sesuai dengan Renstra dan Renja OPD yang sudah ditetapkan sehingga pelaksanaan program dan kegiatan sesuai dengan kebutuhan bukan sebuah keinginan”

Hontong juga berharap dalam forum ini dapat tercipta musyawarah yang baik sehingga mendapati usulan usulan dari semua yang hadir.

“kiranya kewat forum ini kita dapat bermusyawarah dan mendapat masukan masukan dari semua pemangku kepentingan yang ada” tutup Hontong