Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Bulan: Januari 2019

Bupati Kepulauan Sangihe mengunjungi Pasien DBD di RSUD Liun Kendage Tahuna

Sangihe – Bapak Bupati Kepulauan Sangihe meninjau langsung para pasien yang terserang penyakit Demam Berdarah Dengue, yang dirawat inap di Rumah Sakit Umum Liun Kendage Tahuna.

Setelah selesai meninjau para pasien bupati menghimbau agar masyarakat menjaga kebersihan terutama dilingkungan masing masing.

“Saya menghimbau masyarakat agar lebih mengoptimalkan kaehe buresih dan melaksanakan langkah antisipasi pemberantasan Sarang Nyamuk,  Menguras,  Menutup,  Mendaur ulang” tegas Bupati

Bupati juga menambahkan akan mengumpulkan semua OPD yang terkait guna mengkoordinasi langkah langkah yang telah di ambil dan apa yang akan dilaksanakan. Sampai saat ini sudah ada 12 anak,  dan 7 orang Dewasa yang terserang DBD.

Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe terus mensosialisasikan betapa pentingnya pola hidup sehat, terlebih dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Sangihe – Mengingat terus bertambahnya kasus Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Kepulauan Sangihe pada awal tahun ini, Kepala Dinas Kesehatan Keb.Kepl.Sangihe Joppy Thungari menyampaikan menurut data yang masuk sudah ada 12 kasus di bulan Januari.

Dijelaskannya pula sampai saat ini pihaknya sudah melaksanakan sosialisasi dan himbauan tentang pentingnya menjaga Kebersihan lingkungan.

“untuk mencegah DBD pihaknya sudah memberikan surat edaran yang ditujukan kepada camat, lurah dan kepala kampung untuk menghimbau masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan guna pencegahan berkembangbiak nyamuk penular DBD”.

Kepala Dinas Kesehatan juga menambahkan, sekarang ini kami sedang melakukan fogging atau pengasapan ditempat tempat yang sudah terdapat kasus DBD di seputaran kota Tahuna, dan akan dilanjutkan di sekolah sekolah yang ada di kota Tahuna.

Kepala Dinas Kesehatan menghimbau agar masyarakat Sangihe dapat melaksanakan  kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk,  Menguras,  Menutup dan Mendaur Ulang atau (PSN 3M PLUS)

(Marno)

31 Januari Upacara Adat Tulude 2019 dan HUT Daerah Kepulauan Sangihe ke 594 Digelar

Sangihe, —- Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kepulauan Sangihe Jeffry S Tilaar, SE.ME mengatakan pelaksanaan Upacara Adat Tulude Tahun 2019 sekaligus Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Daerah Kepulauan Sangihe ke 594,  akan digelar dalam waktu dekat ini  dan sudah ditetapkan pelaksanaannya pada tanggal 31 Januari 2019 di Pendopo Rumah Jabatan Bupati.

Lebih lanjut disampaikan, kepastian kedua event tahunan dimaksud, sudah melalui berbagai pembahasan dan koordinasi serta rapat pemerintah daerah bersama Badan Adat Kabupaten Kepulauan Sangihe. “Sudah dua kali dilaksanakan” untuk menentukan pelaksanaan kedua event tersebut digelar pada tanggal 31 Januari 2019.

Upacara Adat Tulude dan HUT Daerah Kepulauan Sangihe ke 594 tersebut akan dilangsungkan berbagai kegiatan, mulai dari pagi  hingga malam hari, sesuai jadwal yang sudah ditetapkan oleh panitia penyelenggara dan Badan Adat. (enal)

Terobosan Pembuatan Akta Kelahiran Oleh Dinas Dukcapil Kab.Kepl.Sangihe

Sangihe – Guna memaksimalkan pelayanan publik khususnya pelayanan langsung kepada masyarakat pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil terus berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sangihe dalam mengurus surat surat tentang kependudukan.

Kepala Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil  Dra.  Ratna Lombongadil kepada Liputan15. Com mengatakan pihaknya sekarang akan mempersiapkan terobosan tentang akte kelahiran akan di serahkan pada waktu bayi itu lahir.

“tentang pelayanan Akta Kelahiran, saat ini kami sedang melakukan terobosan bagi anak yang baru lahir, untuk diberikan akta kelahiran ditempat kelahiran bagi bayi yang baru lahir,”

Lombongadil juga mendambakan bagi masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP agar segera melakukan perekaman data karena saat ini sisa blangko yang ada tinggal 900 blangko.

“Memang untuk Blanko E-KTP itu kami akan mengajukan ke Pusat sesuai kebutuhan yang ada. Akan tetapi saat ini kami masih memiliki Blanko sekitar 900, jadi itu masih terbilang boleh untuk beberapa bulan kedepan, sekiranya bagi masyarakat yang masih belum mempunyai E-KTP, diharapkan dapat melakukan perekaman di Disdukcapil. Pintu kami selalu terbuka bagi masyarakat,” ungkapnya

Dua Nelayan Hanyut Asal Lesa, Berhasil Dievakuasi

Sangihe – Dua Nelayan asal Kelurahan Lesa Kecamatan Tahuna Timur yang hanyut saat melaut menggunakan perahu jenis Pamboat, akibat cuaca buruk dan dihantam oleh golombang berhasil dievakuasi oleh pihak Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tahuna.

Kedua korban yang bernama Alfret Antara (41) Alamat Kelurahan Lesa Kecamatan Tahuna Timur, dan Iwan Wangka (38) Alamat Lesa Kecamatan Tahuna Timur.

Bantuan evakuasi dilaksanakan Lanal Tahuna setelah menerima laporan dari Keluarga Korban yang diteruskan ke Basarnas dan kemudian langsung berkoordinasi dengan Lanal Tahuna.

Guna menindaklanjuti laporan tersebut, Komandan Lanal (Danlanal) Tahuna Kolonel Laut (P) Donny Aribowo, segera mengerahkan Kapal Angkatan Laut (KAL) PSH I-8-31 dengan didukung oleh Tim intel,Tim Kesehatan dan Basarnas menuju tempat kejadian untuk melaksanakan pencarian terhadap pambout tersebut. Pada hari Selasa (8/1/2019) sekitar Pukul 09.50 Wita KAL PSH menemukan Korban di Spot rakit milik Bapak Firly pada Koordinat 3° 32’ 00’’ LU – 125° 13’ 511’’ BT .

Kemudian korban dievakuasi Ke KAL PSH dan dilaksanakan pemeriksaan kesehatan dengan hasil Korban Iwan Wangka hanya mengalami kelelahan, sedangkan Korban Alfret Antara dengan luka di dada dan lecet pada kaki terkena jangkar, kemudian kedua korban dilakukan pemeriksaan lanjutan di Balai Kesehatan Lanal Tahuna.

Dari keterangan Korban diketahui bahwa Kejadian ini berawal dari dua orang korban warga kampung Lesa yang berangkat memancing pada hari Senin (7/1/2019) sekitar pukul 03.00 wita hari Pamboat yang mereka naiki mengalami kecelakaan laut.

Danlanal Tahuna Kolonel Laut (P) Donny Aribowo dimintai keteranganya terkait musibah yang dialami korban, dan pengevakuasian terhadap korban dia menjelaskan, hal tersebut merupakan tugas dari Lanal. Apalagi, ini terkait dengan keselamatan.

“Bahwa kegiatan evakuasi laka laut merupakan kegiatan kemanusiaan yang harus di bantu, dan segera sesuai tugas dan wewenang TNI AL Khususnya Lanal Tahuna,” kata Aribowo.

Sehingga Dirinya menghimbau, bagi para nelayan yang hendak pergi melaut, sekiranya dapat memperhatikan cuaca.

“Saya menghimbau agar para nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, selalu waspada terhadap perkembangan cuaca yang buruk dan ekstrim,” imbuhnya. (Marno)