Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Tahun: 2018

Bupati Kepulauan Sangihe Bapak Jabes E. Gaghana,SE.ME Menerima Penghargaan Dari Kementrian Hukum dan Ham RI Sebagai Kabupaten yang Peduli HAM.

Sangihe — Mengakhiri tahun pengabdian 2018 Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali mengukir berbagai prestasi melalui penghargaan yang diberikan perintah pusat. Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana, SE, ME selasa, 11 Desember 2018 menerima penghargaan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia sebagai Kabupaten Peduli HAM.

Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Yasona H.Laoly dan turut dihadiri Wakil Presidan RI Yusuf Kalla.

pemberian penghargaan ini adalah agenda dalam memperingati hari Hak Asasi Manusia se Dunia ke-70 Tahun 2018.

Yasona H Laoly dalam laporannya menyatakan, pemberian penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM berdasarkan permenkumham no. 34 Tahun 2016 dalam mendorong Kabupaten/Kota untuk peduli HAM guna mewujudkan penghormatan,perlindungan,pemenuhan,penegakan dan pemajuan HAM dengan kriteria penilaiannya ialah hak atas kesehatan, pendidikan, perempuan dan anak, kependudukan, pekerjaan, perumahan yang layak dan lingkungan yang berkelanjutan.

Dalam sambutan Bupati mengatakan bahwa penghargaan ini adalah bentuk kepercayaan dan apresiasi pemerintah pusat kepada pelayanan yang sudah dilakukan Pemerintah Daerah terkait kepedulian dalam menegakan HAM di bumi Tampungan Lawo dan kiranya menjadi energi positif bagi Pemda untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.

Kita juga pada hari kemarin tanggal 10 Desember 2018 telah menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Peduli Pembangunan Perkebunan Berkelanjutan pada acara Hari Perkebunan ke-61 Tahun 2018 yang dilaksanakan di gedung sate Bandung yang diterima oleh Asisten Perintahan Umum Setda Kabupaten Kepulauan Sangihe Drs. Dirgahayu Mandiangani. Kedua penghargaan ini dipersembahkan untuk seluruh masyarakat Sangihe yang selama ini memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan,mesukseskan berbagai program kegiatan pemerintah.

Dinas Perumahan dan pemukiman meraih peringkat 2 pengelolaan keuangan se Indonesia Timur terutama melalui dana alokasi khusus atau DAK

Sangihe – Keberhasilan Dinas Perumahan dan pemukiman meraih peringkat 2 pengelolaan keuangan se Indonesia Timur terutama melalui dana alokasi khusus atau DAK kiranya dapat memacu pengelolaan yang lebih baik kedepan itulah yang diharapkan Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan pemukiman Noval Budiman, SE. AK. ME

Budiman menjelaskan dinobatkan sebagai peringkat kedua se Indonesia timur terkait penyerapan dana program rumah tak layak huni atau rtlh yang telah mencapai 100% pencairannya serta progresif serta progres fisik di lapangan dari 342 penerima manfaat di 11 Kampung rata-rata sudah di atas 80%

“Sebetulnya untuk yang peringkat satu dari Kota Ambon hanya terpaut 0,23% jadi kita syukuri bersama atas prestasi yang telah di kita raih bersama” ungkap Budiman

Terkait keberhasilan dimaksud Budiman mengakui tak lepas dari dukungan masyarakat terlebih masyarakat penerima bantuan yang sungguh-sungguh memanfaatkan program bantuan rumah tersebut.

“untuk ke depan program yang sama akan terus dipacu apalagi pada tahun 2019 Perumahan Dinas Perumahan dan pemukiman kembali mendapat bantuan DAKsebesar Rp 303,8 Miliar untuk 207 unit rumah serta ketabahan upah kerja masyarakat Rp 2,5 juta pekerja ujarnya”

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Edwin roring mengatakan ini merupakan prestasi yang baik dilakukan dinas Perumahan dan pemukiman yang tentunya dengan berbagai kesiapan laporan administrasi dan fisik yang baik, membuat pusat memberikan penghargaan dan merupakan contoh bagi OPD lain harus secepatnya memberikan laporan ketika pusat meminta, karena pastinya bakal ada penghargaan yang diterima, terutama bakal ada ke tambahn anggaran untuk tahun anggaran berikutnya ketika OPD bersangkutan mendapat apresiasi pusat tegas roring.

Wakil ketua MPR RI Mangindaan melaksanakan kunjungan kerja di wilayah daerah perbatasan Kabupaten Kepulauan Sangihe

Sangihe – Wakil ketua MPR RI Mangindaan melaksanakan kunjungan kerja di wilayah daerah perbatasan Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Kamis (06/12/18) yang bertempat di pendopo rumah jabatan Bupati

Bupati dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Bapak Wakil Ketua MPR RI beserta Rombongan yang sudah tiba di Kabupaten Kepulauan Sangihe

“Kami masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran bapak-bapak sekalian dapat berkunjung ke daerah kami di wilayah perbatasan, ini menjadi sebuah momentum yang kita bangun dan rasakan dalam sebuah kebersamaan dalam konteks NKRI” ucap Gaghana

Lanjut Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe mempunyai visi dan misi yang disinkronkan dengan kebijakan pemerintah pusat provinsi maupun daerah

” visi dan misi Kabupaten Kepulauan Sangihe berorientasi pada kondisi kondisi riil daerah dan di bersinergi dengan program pemerintah pusat provinsi maupun daerah untuk untuk untuk sebuah kemajuan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat” jelas Gaghana

Sementara itu wakil ketua MPR RI mangindaan mengatakan di pusat juga memberikan gelar bermacam-macam yaitu permata dari beranda utara Indonesia kalau zaman dahulu Gubernur dulu dirinya mengatakan sangat laut perbatasan adalah Benteng Pancasila, dan kegiatan ini merupakan mengevaluasi sejaumana harapan masyrakat terealisasi

“pertemuan hari ini adalah tindak lanjut dari pertemuan pada November 2015 Delegasi MPR di Manado dalam rangka kita melihat sejauh mana harapan harapan itu sudah terealisasi. Sangihe dikenal dengan alamnya yang inda sehingga di sebuutl sebagai Permata yang berharga di utara Indonesia tapi ada lebih yaitu keindahan Budaya Sejarah dan keramahtamahan penduduknya,sikap rendah hati itu ada pada masyarakat sangihe.ucap Mangindaan

Hadir dalam kesempatan tersebut para anggota MPR RI diantaranya Dra. Guntur Sasono M.si, Ir. Marhany Pua MA, Kepala Biro perbatasan Provinsi Sulawesi Utara Jimmy Gagola, pejabat Badan Nasional pengelolaan perbatasan, Forkopimda sangihe sebagai peserta pimpinan organisasi perangkat daerah Kab. Sangihe Camat Lurah se Kabupaten Sangihr,tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif dalam rangka pengawasan tahapan pemilihan umum anggota DPR, DPD,DPRD dan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019

Sangihe – Sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif dalam rangka pengawasan tahapan pemilihan umum anggota DPR, DPD,DPRD dan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 di provinsi Sulawesi Utara dilaksanakan di Gedung serbaguna Efrata Tahuna Inspiration Hall pada rabu 28/11/18.

Yang menjadi narasumber adalah anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara Kenly M Poluan, S.Pd. dan menjadi peserta adalah instansi terkait para siswa sma sederajat se kota tahuna.

Poluan dalam penjelasannya mengatakan sosialisasi ini kiranya dapat memberi pemahaman kepada kita tentang pelanggaran pelanggaran pemilu.

“tujuan dilaksanakan sosialisasi ini agar warga negara yang sudah mempunyai hak pilih dapat berpartisipasi aktif dalam pemilu, karena kita mempunyai tanggung jawab dalam mengsukseskan pemilu tahun 2019, dan supaya kita dapat mengetahui lebih dini macam macam kejahatan pemilu yang dilakukan oleh pelaku pelaku atau oknum yang tidak bertanggung jawab dalam membujuk atau membeli suara. ucap Poluan”

Dalam sosialisasi ini dijelaskan pula kepada para peserta terutama ASN dan pemilih pemula yang gemar menggunakan medsos agar bijak menggunakan media sosial

“bagi para ASN dan adik adik pemilih pemula agar jangan mengunggah atau membagikan berita hoax di media sosial karena akan terkena undang undang IT, dan jangan mengangkat soal sara atau ras dalam mengkampanyekan figur calon Legislatif ataupun DPD tegas Poluan.

PDAM Sangihe akan memanfaatkan kemajuan teknologi dengan memanjakan pelanggan PDAM Sangihe dengan akan menggunakan sistim billing pada tahun 2019

Sangihe – Di era digital sekarang ini pihak PDAM Sangihe akan memanfaatkan kemajuan teknologi dengan memanjakan pelanggan PDAM Sangihe dengan akan menggunakan sistim billing pada tahun 2019.

Menurut Tampi, tahun 2019 PDAM Sangihe akan menerapkan billing sistem bagi masyarakat sebagai konsumen PDAM.

“Awal tahun depan kita memiliki sistem baru dalam pelayanan konsumen, kita memanfaatkan teknologi yang ada untuk memberi kemudahan bagi pelanggan.”ujar Tampi.

Dengan sistem billing ini masyarakat bisa dengan mudah mengecek jumlah tagihan yang akan dibayar.

“Dengan billing sistem, ini program berbasis android sangat memudahkan masyarakat. Misalnya masyarakat yang ingin mengetahui tagihan bulanannya bisa langsung mengakses melalui handphone sehingga ketika datang ke loket pembayaran konsumen sudah tahu berapa rupiah yang harus dibayar, dan kalau ada pengaduan juga langsung dapat di lakukan di sistim biling ini, maka langsung akan direspon oleh pihak teknis tutup Tampi.

(Marno)