Selamat Datang di Kabupaten Kepulauan Sangihe

11.png

33.png

22.png

44.png

lpse.png

jdih.png

931da6053cc23a8941263a593e2094dc.png

images_21031644.jpg

 

MANADOPOST—Diprediksi harga bahan pokok dan bahan strategi lainnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe bakal menjadi murah pada Mei mendatang. Sebab pemerintah melalui Bupati Drs HR Makagansa MSi, telah memperjuangkan ke pemerintah pusat supaya program tol laut dan gray maritim untuk menjaga disparitas harga antara Sangihe, Manado dan Makassar cepat direalisasikan.


Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koprasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Perindagkop dan UMKM) Olden Lahamendu BST SE. MSi mengungkapkan, baru-baru ini dirinya bersama bupati telah mengikuti pertemuan di  Mataram untuk membicarakan program tol laut dan gray maritim yang melibatkan Kementerian Perhubungan, Kementerian Perdagangan dan PT Pelni.

 
“Di hadapan Kementerian Perhububungan dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia  dan Pelni, Bupati mendesak agar program tol laut dan gray maritim sudah jalan bulan April. Sebab program tersebut sangat penting untuk menjaga perbedaan (disparitas) harga antara Sangihe dengan Manado, maupun Makassar,”ungkap Lahamendu.

 

Karena pemerintah sangat serius memperjuangkan program tersebut kata Lahamendu, Kementerian Perhubungan akan segera mendatangkan kapal pengangkut barang ke Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk membawa bahan pokok dan bahan strategi lainnya, yang nantinya akan dikelola PT Pelni.

 

”Sebelum kapal itu akan didatangkan di Kabupaten Kepulauan Sangihe pada bulan April, Pemkab Sangihe akan diundang Kementerian Perhubungan untuk melihat kapal tersebut,”ujar Lahamendu.

 

Lahamendu menjelaskan mengapa harga bahan pokok dan bahan strategi bakal jadi murah ketika program tol laut dan gray maritim akan action? Karena angkutan barang dari Makassar, yang biasanya satu kontainer barang dikenakan harga Rp 15 juta, akan menjadi Rp 3,7 juta, sebab 75 persen biaya angkut akan disubsidi pemerintah.

Kemudian bahan pokok dan strategi lainya akan diambil langsung dari pabrik atau pusatnya di Makassar.

 

”Jadi diprediksi bahan pokok seperti gula, beras, tepung, telur dan lain-lain akan menjadi murah. Begitu juga dengan bahan strategis seperti semen, seng, besi, besi baja, tripleks dan lain-lain juga akan menjadi murah,” terang Lahamendu.

 

Diungkapkan Lahamendu, kalau terjadi perbedaan harga bahan pokok dan bahan strategi  lainnya dengan Manado, itu karena biaya angkutan barang pokok dan strategi begitu mahal, sehingga untuk mecari untung, pengusaha harus menaikkan bahan pokok dan bahan strategi lainnya.

 

”Sekarang melalui bupati sudah bersungguh-sungguh memperjuangkan supaya tidak terjadi perbedaan harga dengan Manado maupun Makassar, agar masyarakat yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe akan menjadi sejahtera sesuai dengan visi pemerintah menjadikan Kepulauan Sangihe sebagai kabupaten bahari yang sejahtera dan bermartabat,”tandasnya. (ite/gel)

 

Service Link

X
Login

You will be still signed in even when the browser is closed. It is not recommended to use this if you are using a public computer, for your personal information could be violated

X